Dandim 1302/Minahasa Kembali Ingatkan Jajarannya Agar Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

 

Mitra, -Pengganti sementara ( Pgs ) Komandan Komando Rayon Militer ( Danramil ) 1302-13/Tombatu Pembantu Letnan Satu ( Peltu ) Wintermans memimpin pelaksanaan pemadaman api yang berkobar membakar hutan lindung di Area Kaki Gunung Soputan, Desa Silian Satu, Kecamatan Silian Raya, Kabupayen Minahasa Tenggara, pada Sabtu 02/09/2023 pukul 19.00.wita.

Menurut keterangan saksi a.n Alfred Lengkong bahwa mula-mula api awalnya berasal dari perkebunan warga, kemudian karena tiupan angin yang kencang, sehingga api dengan cepat menyebar hingga ke area hutan lindung yang berada diarea kaki gunung soputan.
Mendengar kejadian tersebut, Pada pukul 19.55 Wita, Pgs  Danramil 13/Tombatu bersama anggotanya segera bergegas menuju lokasi kebakaran, beserta dengan Polsek, BPBD, Satpol-pp, Damkar serta  masyarakat mencoba untuk memadamkan api tetapi karena sudah malam, angin yang kasih bertiup kencang dan juga tidak ada sumber air  sehingga proses pemadaman belum berhasil dilakukan, namun upaya masih terus dilakukan.
Sementara itu ditempat terpisah, Komandan Komando Distrik Militer ( Dandim ) 1302/Minahasa Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Mutakbir kembali mengingatkan kepada seluruh jajarannya yang tersebar di Tiga Kabupaten dan Satu bahwa dimusim kemarau ini hendaknya selalu waspada akan bahaya kebakaran baik itu kebakaran lahan maupun hutan, "Saya ingatkan kembali kepada seluruh jajaran bahwa dimusim kemarau seperti saat ini agar selalu diwaspadai kebakaran lahan maupun hutan, hal ini jika dibiarkan maka akan merusak ekosistem yang ada di dalam hutan itu sendiri, Katanya.
Lanjut Dandim, apabila musim penghujan datang, hutan kita sudah gundul akibat kebakaran seperti ini tentunya bahaya lainpun mengancam kehidupan masyarakat yaitu banjir, oleh karena itu ingatkan masyarakat agar jangan membakar lahan, ingat dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran itu, bukan hanya itu saja, habitat hewan yang hidup dihutanpun akan rusak, "Tegasnya. ( Warno ).

Komentar